Ekonomi
Window Dressing, Harga Emas Diprediksi Bakal Meroket

Analis Senior sekaligus Pimpinan Cabang PT Bestprofit Futures Surabaya, Kiki Kurniadin.
FAKTUAL-INDONESIA: Para investor disarankan memanfaatkan momen jelang akhir tahun 2021, dengan melakukan buy emas. Kalangan analis memprediksi harga emas akan meroket pada pembukaan awal tahun menuju $ 1.850/toz.
Menurut Analis Senior sekaligus Pimpinan Cabang PT Bestprofit Futures Surabaya, Kiki Kurniadin, saat ini para investor sudah bersiap-siap memasang posisi penting agar tidak ketinggalan momen berburu untung. “Harga emas yang mengalami penurunan saat ini di level $1763/ toz adalah gejala umum menjelang akhir tahun karena efek window dressing,” ujarnya, Selasa (7/12/2021).
Seiring dengan membirunya raport kinerja saham di berbagai sektor industri, instrumen indeks akan menjadi lebih menarik bagi para investor. Memang ada beberapa waktu yang tepat bagi para investor meraih profit lebih banyak terutama dari transaksi perdagangan di pasar emas berjangka (locco gold) dan indeks luar negeri semisal indeks Hang Seng dan indeks Nikkei.
Dia memprediksi Indeks Hang Seng hingga akhir Desember 2021 akan mencapai level 26000, sementara Nikkei di rentang 27000 sampai 29550. Untuk locco gold, ketika akhir Desember diperkirakan akan menyentuh level $ 1.800/toz.
Setelah terdorong January effect, perhitungan analisa PT BPF Surabaya berikutnya ialah posisi emas masih akan terus mengudara hingga imlek 2022 menuju level US$ 1.880/toz. Karena diperkirakan kasus Covid varian Omricon akan meluas pada Februari 2022 di tambah adanya peningkatan permintaan emas pada saat hari raya Imlek.
Dia memperkirakan dari momen ini, profit yang bisa diraih investor bisa mencapai 30% dari protfolio transaksi di pasar emas berjangka dan indeks. “Jangan sampai ketinggalan posisi. Karena posisi menentukan kepastian cuan di hari depan,” ujarnya.***










