Ekonomi

Telkom Awarding Anugerah Innovillage 2021

Published

on

Suiasana saat Awarding. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Kompetisi sociopreneurship muda di bidang teknologi digital, Innovillage 2021 telah mencapai babak akhir. Rangkaian tahapan diakhiri dengan momen awarding Anugerah Innovillage 2021 berlabel Young Heroes in Act #DigitalBikinKerenDesaku diselenggarakan secara hybrid di Telkom Corporate University Bandung.

Momen puncak ini dihadiri oleh Direktur Human Capital Management Telkom, Afriwandi, akademisi dari berbagai universitas dan jajaran TelkomGroup. “Selamat untuk para pemenang. Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana yang menumbuhsuburkan inovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan mengakselerasi kedaulatan digital Indonesia,” ujarnya, Rabu (22/12/2021).

Menurut Direktur Human Capital Management Telkom, kompetisi Innovillage 2021 menunjukkan bahwa begitu banyak inovasi yang memberikan dampak sosial dan ekonomi dengan mengoptimalkan teknologi digital. Perhelatan Innovillage 2021 ini membuktikan komitmen Telkom dalam bertransformasi menjadi digital telco pilihan utama untuk memajukan masyarakat.

Innovillage sendiri merupakan program inisiasi Telkom yang menjembatani antara inovasi dari dunia pendidikan dalam hal ini mahasiswa dengan kebutuhan masyarakat desa. Program yang memasuki tahun kedua penyelenggaraannya ini telah menerima sebanyak 479 proposal social project dari 67 perguruan tinggi di Indonesia yang diharapkan dapat menghasilkan inovasi untuk membantu masyarakat desa menyelesaikan berbagai masalah sosial, dengan total pendanaan sebesar Rp1,8 miliar dari Telkom.

Andy F Noya selaku Social Activist dan CEO Benihbaik.com pada sesi sharing session menyebut Kompetisi Innovillage ini tidak hanya membawa dampak sosial bagi masyarakat. “Tapi juga memberi dampak bagi mahasiswa dan generasi muda itu sendiri agar terlatih menjadi pemimpin digital masa depan yang peka terhadap sekitar dan siap untuk terus membangun Indonesia menjadi lebih baik,” ujarnya.

Advertisement

Proses implementasi social project dilaksanakan selama 6 minggu oleh para mahasiswa dengan terjun langsung ke tengah masyarakat mengaplikasikan inovasi yang diajukan. Berdasarkan hasil evaluasi dan monitoring implementasi social project di lapangan, terpilih TOP 15 semifinalis untuk melaju ke tahap selanjutnya di babak final yaitu presentasi bisnis.

Beberapa pendekatan yang dilakukan dalam presentasi tersebut terdiri dari solusi yang diajukan menjawab keresahan atau pain point masyarakat, project sudah diimplementasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tingkat kebermanfaatan baik kualitatif maupun kuantitatif, kebaruan inovasi yang diajukan, serta adanya kolaborasi dengan komunitas maupun pemerintah lokal.

Para pemenang Innovillage 2021, untuk Kategori Community Engagement : SIMPENAN LAURA “Sistem Informasi Pertanian Landasan Ulin Utara” Sebagai Optimalisasi ICT Terhadap Potensi Pertanian Desa Laura, Kalimantan Selatan – Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP). Kategori Best Appropriate Technology Solution : Perancangan Mesin Pengering Rumput Laut (Part of Smart Aquaculture Monitoring and Control System) untuk Budidaya Rumput Laut di Kampung Rumput Laut Dusun Tanjungsari, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur – Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTS).

Kategori Best Digital Social Solution : My I-pond – Monitoring Kualitas Air pada Sungai Ponggok Berbasis IoT; sebagai Mitigasi Gagal Panen untuk Petambak Ikan Nila di Desa Nganjat, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah – Telkom University, Kategori Best Digital Earth : TIM NYAMPIH (Nyampah Pilih-Pilih) – Institut Teknologi Bandung, Kategori Best Digital Economic Solution : Dcreativ – Platform Penjualan & Pengiriman Produk UMKM Dalam Kota; Studi Kasus Desa Semuli Jaya – Lampung Utara – Telkom University. Sedangkan untuk Kategori The Most Collaborative Innovilage Local Heroes, adalah Pandu Sujatmoko, Kepala Desa Nganjat, Kec Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.***

 

Advertisement

Exit mobile version