Home Ekonomi Peserta BPJS Ketenagakerjaan Korban Tenggelamnya KMP Yunicee Segera Mendapat Santunan

Peserta BPJS Ketenagakerjaan Korban Tenggelamnya KMP Yunicee Segera Mendapat Santunan

oleh Akbar Surya

Ilustrasi

FAKTUALid – Para peserta BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunicee di perairan Selat Bali pada Selasa (29/6/2021) lalu, dipastikan bakal segera mendapat santunan. Berdasarkan hitungan sementara, total manfaat yang akan diberikan kepada tiga peserta BPJS Ketenagakerjaan itu mencapai Rp583 juta dan masih bisa bertambah seiring perkembangan proses identifikasi dan verifikasi lanjutan.

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nilakurnia,menyampaikan ungkapan duka cita atas musibah yang terjadi ini. “Kami juga berkomitmen untuk bergerak cepat dalam melakukan pendataan peserta dan memastikan perlindungan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi para korban,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Seperti yang diketahui KMP Yunicee berlayar dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk dengan membawa 53 orang yang terdiri dari 41 penumpang dan 12 anak buah kapal (ABK). Hingga saat ini BPJAMSOSTEK telah berhasil mengidentifikasi bahwa terdapat 3 orang peserta menjadi korban meninggal dunia dalam musibah tersebut.

Roswita menjelaskan bahwa peserta yang mengalami luka-luka akan mendapatkan manfaat JKK berupa perawatan tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis. Selain itu jika peserta untuk sementara waktu tidak mampu bekerja, BPJAMSOSTEK juga akan membayarkan 100% gajinya selama 12 bulan pertama, dan 50% untuk bulan selanjutnya hingga sembuh.

Sedangkan bagi peserta yang mengalami kecelakaan dan meninggal dunia saat sedang bertugas, ahli waris yang bersangkutan berhak mendapatkan santunan JKK sebesar 48 kali upah terakhir yang dilaporkan kepada BPJAMSOSTEK. Selain itu anak ahli waris peserta juga berhak atas beasiswa dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi dengan nilai maksimal Rp174 juta untuk 2 orang anak.

Demikian juga jika ada dari peserta yang menjadi korban meski tidak sedang bertugas atau dalam kedinasan, tetap berhak atas santunan Jaminan Kematian senilai Rp42 juta yang akan diberikan kepada ahli waris yang sah. Untuk program ini juga berlaku beasiswa bagi 2 orang anak.

Tak hanya itu, ahli waris peserta yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut juga secara otomatis akan mendapatkan manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) yang merupakan tabungan peserta semasa masih aktif bekerja dan Jaminan Pensiun (JP).

Pada bagian lain, Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Banyuwangi, Iman Santoso Achwan, juga turut berduka cita atas musibah yang menimpa KMP Yunicee tersebut. Pihaknya siap membantu agar peserta BPJAMSOSTEK maupun ahli warisnya, agar bisa segera mendapatkan haknya.

Dia juga berharap agar musibah ini bisa dijadikan pelajaran bagi perusahaan dan pekerja lain yang masih belum juga terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK. “Kami ingin para pekerja mau melindungi diri dari resiko kecelakaan kerja dan kematian, yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya.***

Tinggalkan Komentar