Ekonomi
Pasokan Listrik PLN Di Pulau Madura Kembali Pulih 100 Persen

Petugas PLN saat melakukan pemulihan pasokan di Pulau Madura. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: PLN berhasil memulihkan pasokan listrik ke seluruh pelanggan yang terdampak gangguan penghantar Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV Ujung – Bangkalan. Mereka memastikan sistem kelistrikan di Madura sudah pulih 100 persen.
Menurut General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Lasiran, gangguan listrik padam sejak 10 hari terakhir itu menyebabkan berkurangnya berkurangnya beban sebesar 15 megawatt (MW) pada siang hari dan 60 MW di malam hari. “Imbasnya, terjadi padam listrik di beberapa wilayah Pulau Madura,” ujarnya, Senin (7/3/2022).
Proses pemulihan sudah dilakukan tahap demi tahapan telah dilalui, hingga akhirnya PLN memastikan pada Senin (7/3/2022) pukul 03.07 WIB. Warga Madura sudah tidak lagi mengalami listrik padam dan bisa kembali menikmati listrik PLN secara normal 100 persen.
Selama proses pemulihan listrik, PLN juga memastikan masyarakat tetap bisa menikmati listrik. BUMN ini mengoperasikan 73 unit genset dengan kapasitas 5,6 MW yang didatangkan dari Jakarta Raya, Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk mendukung pemulihan sementara di wilayah terdampak.
PLN juga memasang genset di Gardu Induk Sampang berkapasitas 14,2 MW untuk mengurangi beban padam yang beroperasi secara bertahap sejak Sabtu (5/3/2022). PLN pun memberikan bantuan sebanyak 15.408 emergency lamp kepada rumah sakit, puskesmas, pondok pesantren, masjid, mushola dan fasilitas publik lainnya sejak Senin (28/2/2022).
Seluruh personel PLN dari semua Unit Layanan Pelanggan di Madura, kata dia, sudah diterjunkan untuk mendata dan mendatangi rumah sakit, puskesmas, masjid dan fasilitas pelayanan publik lainnya. Sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan akses penerangan sementara dengan emergency lamp.
Dalam kesempatan itu, pihaknya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua stakeholder dan seluruh masyarakat Madura sehingga proses pemulihan pasokan listrik bisa berjalan lancar. “Terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, Forkopimda, Bupati, stakeholder, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Madura atas dukungan yang telah diberikan, yang terus memompa semangat personel PLN memberikan upaya optimalnya dalam pemulihan ini,” ujarnya.
Sementara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kerja keras PLN dalam memulihkan pasokan listrik ke warga. Dia berharap ke depannya kejadian serupa tidak terjadi lagi.
Gubernur juga mengapresiasi masyarakat Madura yang telah memberikan dukungan dan tetap bersabar, hingga pasokan listrik ke Pulau Madura kembali normal. “Kita patut acungkan jempol atas kerja keras rekan-rekan PLN, siang malam mengawal upaya pemulihan,” ujarnya.
Salah satu warga Sumenep, Syafiudin Syarif yang berprofesi sebagai guru SMA ini turut memberikan apresiasi kepada PLN yang hadir dan tetap memberikan layanan berupa jaminan ketersediaan listrik bagi masyarakat Madura. “Gerak cepat perbaikan dan skenario strategis dalam penjaminan ketersediaan listrik merupakan tindakan terbaik untuk menjamin hak rakyat atas energi listrik,” ujarnya.***