Ekonomi
Leap-Telkom Digital Berupaya Penuhi Kebutuhan Talenta Digital

Direktur Digital Business Telkom Fajrin Rasyid (kedua dari kiri), Chief Product Officer Pijar Camp Alden Hariyanto (kedua dari kanan), dan digital entrepreneur Christian Sugiono (paling kanan) dalam acara interactive talkshow peluncuran Pijar Camp
FAKTUAL-INDONESIA: Seiring perkembangan teknologi dan upaya mewujudkan kedaulatan digital, kebutuhan talenta digital menjadi suatu keharusan. Indonesia sendiri membutuhkan setidaknya 600 ribu talenta digital dengan intermediate skills setiap tahunnya dalam 15 tahun ke depan.
Menurut Direktur Digital Business Telkom, Fajrin Rasyid, pihaknya berkomitmen mendukung akselerasi digitalisasi Indonesia termasuk persiapan membentuk talenta digital melalui Pijar Camp. “Dunia digital seperti sekarang cepat sekali berubah, sebagai seorang yang ingin terjun ke dunia industri, kita harus melakukan upgrade diri serta adaptif untuk kebutuhan bisnis yang diperlukan,” ujarnya, Minggu (30/1/2022).
Salah satu cara untuk terus adaptif, kata dia, adalah dengan mengikuti Pijar Camp, dengan membekali softskill hingga hardskill yang diperlukan di dunia pekerjaan. Adanya Pijar Camp ini untuk Telkom berharap dapat menjaring talenta digital yang ada di Indonesia.”
Pijar Camp sendiri diluncurkan dengan tema Code Your Future pada Rabu (26/1/2022) lalu secara hybrid. Event ini dihadiri secara luring oleh 70 partisipan dengan protokol kesehatan yang ketat di Hotel Sheraton Gandaria City dan diikuti lebih dari 500 partisipan secara daring.
Acara diawali dengan opening remarks dari Prasabri Pesti selaku Head of Education Ecosystem Telkom, dilanjutkan prosesi push button untuk melambangkan diluncurkannya Pijar Camp. Acara juag dimeriahkan dengan interactive talkshow oleh Direktur Digital Business Telkom Fajrin Rasyid, Christian Sugiono selaku digital entrepreneur, dan Alden Hariyanto Chief Product Officer Pijar Camp.
Talkshow ini perspektif dari para ahli yang berkecimpung di bisnis digital dalam bidangnya masing-masing yang diharapkan dapat menginspirasi kalangan anak muda untuk menambah ilmu atau skill juga mengubah potensi menjadi kompetensi.
Menurut Christian Sugiono sebagai seorang digital entrepreneur, tantangan terbesar saat mengembangkan bisnis selain harus memiliki ide yang bagus adalah diperlukan adanya pencarian talent terbaik untuk dapat bersaing dengan perusahaan yang sudah established. Keberadaan Pijar Camp dapat menjadi sebuah fase untuk menyalurkan talent-talent terbaik pada bidang IT, untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki agar bisa bekerja sama membangun sebuah bisnis mencapai visi yang lebih baik.
Dalam kesempatan itu diumumkan 25 peserta terpilih dari 713 peserta yang telah mendaftar beasiswa Pijar Camp, untuk mengikuti proses seleksi berikutnya. Sebanyak 10 orang terpilih sebagai pemenang akan memperoleh beasiswa Pijar Camp masing-masing senilai Rp36 juta berupa bootcamp menjadi Full Stack Developer dan DevOps Engineer.***














