Connect with us

Ekonomi

Gencarkan Peningkatan Rasio Elektrifikasi, PLN Listriki 36 Dusun Belum Berlistrik

Avatar

Diterbitkan

pada

Peningkatan Rasio Elektrifikasi

Gencarkan Peningkatan Rasio Elektrifikasi, PLN Listriki 36 Dusun Belum Berlistrik (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Dalam rangka mewujudkan komitmen sebagai perusahaan listrik yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat melalui ketersediaan akses akan listrik, PLN melakukan percepatan eksekusi elektrifikasi wilayah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) melalui program listrik desa (lisdes).

Menurut Manager Unit Pelaksana Proyek Pembangunan (UP2K) Jawa Timur, Eko Wusono Edi menyebut PLN akan terus mengupayakan seluruh dusun di Jawa Timur yang belum teraliri listrik mendapat akses listrik. Sehingga Rasio Elektrifikasi dapat mencapai 100%.

Untuk mempercepat proses ini, PLN terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat. “Hari ini akan dioperasikan sambungan listrik untuk 5 dusun di wilayah Madura yakni Dusun Pabrik, Dusun Londalem, Dusun Batukaben 2, Dusun Angsoka Timur, dan Dusun Telageh yang nanti total akan menyuplai 100 pelanggan,” ujarnya, Sabtu (27/8/2022).

Hingga Agustus 2022, PLN telah menggencarkan elektrifikasi ke 36 dusun belum berlistrik yang menyuplai 4.293 pelanggan dengan panjang jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 67,11 kms, jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 97,1 kms dan 31 unit gardu distribusi.

Camat Konang, Bangkalan, Sujarwo memberikan apresiasi atas kerja PLN, karena keberadaan listrik telah ikut membantu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warganya. “Terimakasih kepada PLN telah menyalakan listrik Desa Batokaban Kecamatan Konang,” ujarnya.

Advertisement

Dia menyebut, keberadan listrik itu sangat membantu warga desa, karena anak-anak setiap sore belajar mengaji. Kegiatan masyarakat juga terbantu, karena peralatan rumah tangga sudah bisa memakai listrik juga. “Banyak dusun yang belum berlistrik, semoga kedepannya PLN mau melistriki lagi,” ujarnya.

Ungkap senada disampaikan warga Desa Batokaban, Sladi (58) yang berprofesi sebagai petani. “Mator sakalangkong PLN, saya diberikan listrik, sekarang rumah saya tidak gelap gulita,” ujarnya.

Menurut Eko, pada tahun 2022 ini akan dibangun jaringan listrik desa di 98 lokasi yang menyuplai kurang lebih 13.296 pelanggan termasuk di kepulauan, dengan panjang jaringan tegangan rendah (JTR) 295,07 kms, jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 147,94 kms dan 89 unit trafo kapasitas 8.850 KVA.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca