Ekonomi
BPJamsostek Beri Pelatihan Agar Ahli Waris Pesertanya Bisa Produktif

Para ahli waris peserta BPJamsostek disela pelatihan. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: BPJamsostek Banyuwangi menggelar pelatihan untuk membantu para ahli waris pekerja agar bisa produktif sepeninggal tulang punggung keluarganya. Para ahli waris itu juga diharapkan bisa mengelola lebih maksimal, santunan kematian yang diterimanya dari BPJamsostek.
Menurut Kepala BPJamsostek Cabang Banyuwangi, Eneng Siti Hasanah Kegiatan ini merupakan salah satu inisiatif yang dilakukan oleh BPJamsostek Banyuwangi untuk memberikan pelatihan kepada ahli waris peserta. “Pelatihan ini digelar agar mereka bisa terus produktif, sepeninggal tulang punggung keluarga,” ujarnya, Jum’at (18/3/2022).
Kegiatan pelatihan yang digelar pada Rabu (16/3/2022) ini merupakan hasil kolaborasi dengan Airlangga Business Community dalam Life Skill Empowerment Program BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banyuwangi Tahun 2022. Event pelatihan yang digelar di Balai Desa Karang Bendo ini juga mendapat dukungan dari Bank BRI Banyuwangi dan UMKM Karang Bendo.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta diperkenalkan tentang cara pengolahan Ikan Lemuru atau Sardinella Lemuru yang merupakan salah satu komoditas penting di perairan selat Bali dan melimpah di Banyuwangi. Pemberian nilai tambah pada ikan lemuru melalui pengolahan menjadi varian Dendeng Ikan Lemuru ini menjadi daya tarik tersendiri, untuk dipasarkan di dalam negeri dan Luar negeri.
Kegiatan ini juga dilakukan langsung di lokasi Home Industri untuk menggugah para penerima ahli waris agar kembali bangkit dan bergerak. Mereka diharapkan mampu memulihkan ekonomi keluarga sekaligus mendukung Tema Banyuwangi Rebound yang dicanangkan oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
Eneng berharap, setelah pelatihan, ilmu yang didapat benar–benar diaplikasikan. Ilmu ini juga diharapkan bermanfaat dalam meningkatkan perekonomian bersama, melalui komunitas ahli waris penerima JKM.
Pelatihan untuk para ahli waris ini juga memperhatikan peluang pasar yang ada di luar kota Banyuwangi, dan memungkinkan untuk dipasarkan hingga ke luar negeri. Menurut Yunus Enus dari Airlangga Business Community, upaya pemasaran efektif menjadi faktor kunci. Sedangkan literasi keuangan yang berkaitan dengan cara membangun usaha, dipaparkan langsung oleh tim BRI Cabang Banyuwangi.
Kepala Desa Karang Bendo, Budiharto mengaku bangga desanya dijadikan Rebound Center bagi para ahli waris menerima manfaat JKM BPJamsostek. “Kami berharap, BPJamsostek bisa mengadakan kegiatan serupa yang nantinya mampu mengungkit kesadaran masyarakat tentang pentingnya program BPJamsostek bagi warga kami,’ ujarnya. ***