Ekonomi
Waduh, Rupiah dan IHSG BEI Hari Ini Sama-sama Ditutup Melemah

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sama-sama melemah pada penutupan perdagangan, Kamis (13/11/2025) sore. (Foto : Istimewa)
FAKTUAL INDONESIA: Waduh, nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sama-sama melemah pada penutupan perdagangan, Kamis (13/11/2025) sore.
Bagi rupiah ini menjadi kelanjutan dari tren melemah terhadap dolar AS pada pembukaan dan penutupan sehari sebelumnya.
Hari ini rupiah juga melemah terhadap dolar AS sejak pembukaan hingga penutupan perdagangan.
Sementara itu IHSG BEI sebenarnya membuka pasar, Kamis pagi, dengan agak cerah karena menguat. Namun pada sesi berikutnya IHSG melemah hingga penutupan perdagangan saham.
Baca juga: Rupiah Melemah dari Pagi hingga Sore, IHSG BEI Menguat mulai Pembukaan sampai Penutupan
Kurs rupiah pada penutupan melemah sebesar 11 poin atau 0,07 persen menjadi Rp16.728 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.717 per dolar AS. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI) pada hari ini juga melemah tipis di level Rp16.732 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.722 per dolar AS.
Padahal pada pembukaan perdagangan rupiah hanya melemah 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.724 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.717 per dolar AS.
Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore (27/10) ditutup melemah 16,57 poin atau 0,20 persen ke posisi 8.372,00. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,56 poin atau 0,66 persen ke posisi 841,35.
Dengan melemah di penutupan, IHSG gagal mempertahankan posisi saat pembukaan ketika dibuka menguat 13,91 poin atau 0,17 persen ke posisi 8.402,48. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,25 poin atau 0,15 persen ke posisi 845,66.
Baca juga: Asyik, Akhir Pekan Cerah untuk Rupiah dan IHSG setelah Sama-sama Ditutup Menguat
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang naik sebesar 1,72 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor infrastruktur yang naik sebesar 1,44 persen dan 1,13 persen.
Sedangkan, lima sektor melemah yaitu sektor industri turun paling dalam sebesar 1,33 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor barang konsumen primer yang turun sebesar 1,21 persen dan 0,62 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SWID, BEER, CSIS, JECC dan MORA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni TRON, KOBX, PJHB, UDNG dan MGLV.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.737.987 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 58,58 miliar lembar saham senilai Rp23,57 triliun. Sebanyak 314 saham naik 345 saham menurun, dan 154 tidak bergerak nilainya.
Baca juga: Siap-siap Rp1.000 Jadi Rp1, Menkeu Purbaya Masukan RUU Redenominasi Rupiah Renstra Kemenkeu 2025 – 2029
Bursa saham regional Asia pada Kamis sore, antara lain Indeks Nikkei menguat 224,69 poin atau 0,44 persen ke 51,288,00, indeks Shanghai menguat 29,36 poin atau 0,73 persen ke 4.029,50, indeks Hang Seng melemah 150,30 poin atau 0,56 persen ke posisi 27.073,03, dan indeks Straits Times menguat 2,10 poin atau 0,04 persen ke 4.570,30. ***