Ekonomi

Rupiah dan IHSG BEI Ditutup Menguat, Eh .. Emas Antam Malah Anjlok

Published

on

Rupiah dan IHSG BEI Ditutup Menguat, Eh .. Emas Antam Malah Anjlok

Perdagangan Kamis (15/5/2025) ditutup dengan menguatnya nilai tukar (kurs) rupiah dan dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sementara harga emas PT Aneka Tambang (Antam) turun

FAKTUAL INDONESIA: Nilai tukar (kurs) rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (15/5/2025) sore.

Namun harga emas PT Aneka Tambang (Antam) eh … malah anjlog menurun sampai Rp20.000 pergram setelah sehari sebelumnya naik tipis.

Menguatnya kur rupiah dipengaruhi harapan atas kesepakatan baru antara Amerika Serikat (AS) dengan negara-negara Asia terkait persoalan tarif.

Sedangkan IHSG BEI menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.

Baca Juga : Amerika – China Bersepakat, Rupiah dan IHSG BEI Ditutup Menguat, Emas Antam Naik Turun

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini di Jakarta menguat sebesar 33 poin atau 0,20 persen menjadi Rp16.529 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.562 per dolar AS

Advertisement

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kami juga menguat ke level Rp16.535 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.568 per dolar AS.

IHSG ditutup menguat 60,28 poin atau 0,86 persen ke posisi 7.040,16. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,34 poin atau 1,19 persen ke posisi 796,42.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor keuangan yang menguat sebesar 1,40 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor properti yang naik masing-masing sebesar 1,03 persen dan 0,97 persen.

Sedangkan, tiga sektor menurun yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus sebesar 1,96 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor teknologi yang masing-masing turun sebesar 0,19 persen dan 0,16 persen.

Advertisement

Baca Juga : Kurs Rupiah dan IHSG BEI Ditutup Menguat, Emas Antam Masih Menurun

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SSTM, WAPO, STRK, FITT dan HELI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KBLV, DKHH, NAIK, CSIS dan SKRN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.506.937 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 36,39 miliar lembar saham senilai Rp16,85 triliun. Sebanyak 345 saham naik 257 saham menurun, dan 208 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 372,62 poin atau 0,98 persen ke 37,755,51, indeks Shanghai melemah 23,13 poin atau 0,68 persen ke 3.380,82, indeks Kuala Lumpur melemah 10,49 poin atau 0,66 persen ke 1.573,02, dan indeks Strait Times menguat 10,68 poin atau 0,28 persen ke 3.881,73.

Sementara itu harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, Kamis, mengalami penurunan Rp20.000 setelah kemarin naik tipis Rp2.000. Kini harga emas menjadi Rp1.866.000 dari semula Rp1.886.000 per gram.

Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan turut anjlok ke angka Rp1.713.000 per gram. ***

Advertisement

Exit mobile version