Connect with us

Ekonomi

Menparekraf Sandiaga Uno Harap Pelatihan Social Media Marketing USK Banda Aceh Jadi Pilar Penciptaan Lapangan Kerja Baru 2024

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Menparekraf Sandiaga Uno mendorong para pengusaha muda untuk memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran dari produknya pada pelatihan Social Media Marketing di Gedung Academic Activity Center Dayah Dawood Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Kamis (13/4/2023).

Menparekraf Sandiaga Uno mendorong para pengusaha muda untuk memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran dari produknya pada pelatihan Social Media Marketing di Gedung Academic Activity Center Dayah Dawood Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Kamis (13/4/2023).

FAKTUAL-INDONESIA: Pelatihan Social Media Marketing di Gedung Academic Activity Center Dayah Dawood Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, diharapkan menjadi pilar penciptaan omzet dan penciptaan lapangan kerja baru di tahun 2024.

“Jadi pelatihan ini kita harapkan menjadi pilar penciptaan omzet dan penciptaan lapangan kerja baru di tahun 2024,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno.

Menparekraf Sandiaga menyampaikan di era digital ini media sosial menjadi salah satu media yang berkembang dengan pesat yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal, salah satunya sebagai media promosi produk ekonomi kreatif.

Sehingga, pelatihan terkait sosial media dinilai sebagai hal yang dibutuhkan oleh para pengusaha muda untuk mengembangkan usahanya dan mempromosikan produknya dengan konten yang unik dan menarik.

Melalui pelatihan ini, kata Sandiaga, diharapkan para pengusaha muda terutama yang berasal dari kalangan mahasiswa dapat mempromosikan produknya melalui konten media sosial yang unik dan berdaya saing.

Advertisement

“Harapannya pelatihan ini tidak berhenti di sini tapi dapat terus bergulir. Program ini juga diharapkan tidak hanya menjadi seremonial semata tapi dapat berjenjang dan dalam lima tahun ke depan kita harapkan mereka bisa menjadi pengusaha yang sukses,” katanya.

Lubuk Sukon Tembus 75 Besar ADWI

Menparekraf Sandiaga mengapresiasi keberhasilan Desa Wisata Lubuk Sukon di Aceh yang mampu menembus 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 dengan mengedepankan pariwisata berbasis tradisi dan budaya dari provinsi berjuluk Serambi Makkah itu.

“Desa ini punya keindahan dari segi tatanan alam budaya dan rumah-rumah Aceh yang sangat original dan unik,” kata Menparekraf Sandiaga dalam kunjungannya ke Desa Wisata Lubuk Sukon, Kamis (13/4/2023).

Desa Wisata Lubuk Sukon merupakan salah satu dari 75 besar desa wisata terpilih dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 yang  berada di Kecamatan Ingin jaya, Kabupaten Aceh Besar. Desa ini dikenal sebagai salah satu desa di Aceh yang masih terjaga kearifan lokalnya.

Advertisement

Dari segi aksesibilitas, desa wisata ini cukup mudah dicapai. Wisatawan yang datang dari luar Aceh bisa menggunakan pesawat terbang dan mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar, Banda Aceh. Kemudian dari Bandara menggunakan transportasi umum seperti taksi dengan waktu tempuh ke desa wisata Lubuk Sukon hanya sekitar 16 menit menempuh jarak 10 kilometer.

Sebagian besar rumah penduduk di desa ini adalah rumah panggung tradisional Aceh yang terbuat dari kayu dan dirancang dengan prinsip tahan gempa. Lubuk sukon juga menyuguhkan suasana desa yang teduh dan ditumbuhi pohon-pohon rindang.

Menparekraf Sandiaga berpesan agar masyarakat Lubuk Sukon senantiasa menjaga dan melestarikan tradisi budaya Aceh serta keasrian alam yang ada di dalamnya.

“Tolong dijaga kelestarian budayanya, karena inilah daya tariknya dan semoga ini juga bisa menciptakan lapangan kerja lebih banyak. Sehingga (wisatawan) yang datang di Aceh bisa mampir ke Desa Wisata Lubuk Sukon dan masyarakat desanya bisa membuat begitu banyak atraksi agar terbuka peluang usaha dan lapangan kerja,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar, Sulaimi, mengapresiasi kunjungan Menparekraf Sandiaga ke Desa Lubuk Sukon.

Advertisement

“Kami bangga, kami terkesan pada hari ini. Mudah-mudahan kami bisa lebih baik di masa yang akan datang,” kata Sulaimi.

Dalam kunjungan ini Menparekraf Sandiaga didampingi Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso; Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua; serta Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto.

Turut hadir pula Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh, Almuniza Kamal. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca