Ekonomi

Pantau Langsung Bandara Soetta, Menhub Dudy Pastikan Stimulus Diskon Tarif Tiket Pesawat Sampai ke Masyarakat

Published

on

Pantau Langsung Bandara Soetta, Menhub Dudy Pastikan Stimulus Diskon Tarif Tiket Pesawat Sampai ke Masyarakat

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melakukan pemantauan langsung ke Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, untuk memantau arus mudik angkutan udara berjalan dengan baik. Menhub juga memastikan masyarakat merasakan langsung diskon tiket pesawat yang diberikan oleh pemerintah. (Kemenhub)

FAKTUAL INDONESIA: Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melihat diskon tiket pesawat yang diberikan oleh pemerintah sampai ke masyarakat. Hal itu disampaikan Memhub Dudy ketika melakukan pemantauan langsung ke  Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, untuk memantau arus mudik angkutan udara berjalan dengan baik dan memastikan masyarakat merasakan langsung diskon tiket pesawat yang diberikan oleh pemerintah.

“Sejauh ini, kami melihat bahwa diskon/stimulus yang diberikan oleh pemerintah, sudah sampai kepada masyarakat. Saya lihat tadi, malah masyarakat ada yang menikmati potongan sampai 20% dari harga normal, jika sudah pesan dari jauh hari. Namun, ada beberapa hal nantinya yang perlu kita evaluasi, khususnya terkait harga penjualan tiket melalui online travel agent,” kata Menhub Dudy.

Baca Juga : Mudik Lebaran 2026, Menhub Dudy: Pemerintah Siapkan 841 Kapal dan Tiket Gratis

Namun Dudy melihat masih ada celah yang bisa membuat harga tiket belum bisa terdiskon maksimal melalui penjualan di online travel agent (OTA). Tiket juga bisa terlihat mahal dikarenakan OTA memberikan opsi keberangkatan dengan transit satu kali atau bahkan beberapa kali transit, sehingga terlihat biaya perjalanan menjadi mahal karena merupakan akumulasi 2-3 penerbangan untuk mencapai tujuan.

“Saya berharap agar OTA dapat mendukung kebijakan pemerintah untuk menyediakan tiket pesawat yang tersubsidi sehingga masyarakat bisa benar-benar merasakan langsung manfaatnya. Nanti, kami juga akan berbicara dengan stakeholder/ekosistem terkait, baik dari airline, maupun juga dengan Kementerian Pariwisata yang membawahi travel agent, supaya secara bersama-sama kita memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat” ujar  Dudy.

Baca Juga : Penerbangan Bandara Internasional Ngurah Rai Dihentikan Mulai Kamis – Jumat, Menhub Dudy Menghormati Catur Brata Penyepian

Secara keseluruhan, diskon tiket pesawat Lebaran 2026 berasal dari kombinasi beberapa kebijakan pemerintah. Pertama, PPN tiket pesawat ditanggung pemerintah (menurunkan biaya tiket pesawat hingga 11%). Kedua, penurunan fuel surcharge pesawat. Ketiga, adanya diskon 50% airport tax (PJP2U). Keempat, adanya diskon 50% biaya layanan bandara untuk maskapai (PJP4U). Kelima, diskon tarif PNBP jasa kebandarudaraan. Selain itu, ada juga diskon harga avtur sekitar 10% di 37 bandara.

Advertisement

Dengan paket kebijakan tersebut, harga tiket pesawat domestik diproyeksikan turun sekitar 17–18% selama periode mudik Lebaran 2026. Penurunan harga ini berlaku untuk jadwal keberangkatan 14 Maret hingga 29 Maret 2026.

Baca Juga : Angkutan Lebaran: Menhub Dudy Temui Gubernur NTB Singgung Pelabuhan Lembar sebagai Simpul Tersibuk

“Hari ini saya melihat langsung kondisi arus mudik, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta. Sekalian juga tadi saya bertanya kepada para penumpang, apakah kebijakan pemerintah terkait potongan tarif pesawat yang diinstruksikan oleh Presiden itu sampai ke masyarakat dan memastikan stimulus diskon harga tarif tiket itu bisa dinikmati oleh masyarakat,” tutur Dudy, Senin (16/3/2026) seperti dilansir laman kemenhub.

Secara keseluruhan, Dudy melihat kondisi arus mudik melalui jalur udara masih kondusif dan berjalan dengan baik. Ketepatan waktu keberangkatan pun terbilang baik. Begitu juga dengan antrian check in yang masih kondusif dan tidak ada penumpukan penumpang di bandara.

“Ketepatan waktu masih baik, ya walaupun masih ada 1-2 penerbangan yang terlambat, hanya saya minta kepada airline kalau bisa 100% ya ketepatan waktunya. Begitu juga dengan antrean panjang check in. Kita akan antisipasi itu dan berusaha maksimal tidak ada antrian yang terlalu panjang. Sejauh ini, saya bisa bilang, perjalanan mudik jalur udara berjalan baik,” tutur Dudy. ***

Advertisement
Exit mobile version