Ekonomi

Harga Emas Kamis 14 Mei 2026: Antam Fluktuatif, Galeri24 dan UBS Stabil, Peluang Average Down

Published

on

Pada hari libur, Kamis (14/5/2026), harga emas PT Aneka Tambang (Antam) bervariasi sedangkan Galeri24 dan UBS tidak bergerak dari sehari sebelumnya. (AI/Ist)

Pada hari libur, Kamis (14/5/2026), harga emas PT Aneka Tambang (Antam) bervariasi sedangkan Galeri24 dan UBS tidak bergerak dari sehari sebelumnya. (AI/Ist)

FAKTUAL INDONESIA:  Pergerakan harga logam mulia di pasar domestik terus menjadi sorotan  setelah Kamis (14/5/2026), harga emas batangan dari tiga produsen utama—Antam, Galeri24, dan UBS — menunjukkan tren yang bervariatif.

Setelah sempat mengalami penguatan pada perdagangan sebelumnya maka hari ini harga emas Antam fluktuatif sedangkan Galeri24 dan UBS stabil.

Berdasarkan pantuan pada laman Logam Mulia, harga emas PT Aneka Tambang (Antam), terpantau stabil sama seperti sehari sebelumnya Rp 2.839.000 pergram.

Demikian juga untuk  harga buyback emas Antam tetap pada harga Rp 2.656.000 pergram.

Jadi ada  selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini sebesar Rp 183.000 pergram.

Advertisement

Namun pada situs resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Antam justru menurun.

Kalau harga sebelumnya Rp2.960.000 maka hari ini turun Rp21.000 menjadi Rp2.939.000 pergram.

Masih dilaman Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 dan UBS tidak bergerak dari harga Rabu kemarin.

Emas Galeri24 tetap di harga Rp2.836.000 per gram sedangkan UBS bertahan di harga Rp2.887.000 pergram.

Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram, emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram, sementara harga emas Antam di Sahabat Pegadaian hanya ditampilkan dari 0,5 hingga 100 gram.

Advertisement

Demikian pergerakan harga emas Antam, Galeri24 dan UBS bagi yang ingin melakukan investasi atau sekadar memantau aset aman (safe haven).

Penguatan harga emas beberapa hari terakhir didorong oleh ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Namun, para analis menyarankan agar investor tetap cermat. Selisih harga jual (buyback) perlu diperhatikan bagi yang berencana melakukan investasi jangka pendek.

Emas adalah instrumen investasi jangka panjang. Koreksi harga tipis seperti saat ini justru bisa menjadi peluang bagi investor untuk melakukan average down atau menambah portofolio emas mereka sebelum harga kembali melambung tinggi.

Pantau terus pergerakan harga emas setiap harinya untuk mendapatkan momentum transaksi terbaik. ***

Advertisement
Exit mobile version