Ekonomi
Ditutup Menguat, Rupiah 84 Poin, IHSG BEI 0,94 Persen dan Emas Antam Melonjak

Nilai tukar (kurs) rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat Jumat (16/5/2025) sore, sedangkan harga emas PT Aneka Tambang (Antam) naik dan turun lagi
FAKTUAL INDONESIA: Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup menguat demikian juga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Jumat (16/5/2025) sore.
Sedangkan harga emas PT Aneka Tambang (Antam) melonjak berdasarkan laman Logam Mulia namun di situs resmi Pegadaian merosot.
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini di Jakarta menguat sebesar 84 poin atau 0,51 persen menjadi Rp16.445 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.529 per dolar AS.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat juga menguat ke level Rp16.424 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.535 per dolar AS.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan penguatan nilai tukar (kurs) Rupiah dipengaruhi kesepakatan gencatan perang tarif antara Amerika Serikat (AS) dengan China.
“Rupiah hari ini ditutup menguat dipengaruhi oleh sentimen positif dari global, yaitu meningkatnya selera risk on investor pada aset-aset emerging market dikarenakan meredanya perang tarif AS dan China seiring kesepakatan gencatan tarif untuk 90 hari ke depan,” ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.
Baca Juga : Rupiah dan IHSG BEI Ditutup Menguat, Eh .. Emas Antam Malah Anjlok
Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.
IHSG ditutup menguat 66,37 poin atau 0,94 persen ke posisi 7.106,53. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,73 poin atau 1,12 persen ke posisi 806,15.
“IHSG bergerak menguat di saat bursa regional Asia melemah, tampaknya dipengaruhi oleh respons pelaku pasar terhadap data ekonomi Jepang,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus di Jakarta, Jumat.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat dimana sektor infrastruktur paling tinggi yaitu 2,35 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor energi yang naik masing-masing 1,77 persen dan 1,16 persen.
Baca Juga : Amerika – China Bersepakat, Rupiah dan IHSG BEI Ditutup Menguat, Emas Antam Naik Turun
Sedangkan lima sektor terkoreksi yaitu paling dalam sektor barang konsumen non primer minus 0,55 persen, diikuti sektor properti dan sektor teknologi yang masing-masing minus 0,47 persen dan 0,43 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu COCO, SMGA, LMPI, PGEO, dan FWCT. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DKHH, NAIK, WAPO, KBLV, dan HELI.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.313.427 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,75 miliar lembar saham senilai Rp14,92 triliun. Sebanyak 325 saham naik, 291 saham menurun, dan 219 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 1,79 poin atau 0,00 persen ke 37.753,72, indeks Kuala Lumpur melemah 1,27 poin atau 0,08 persen ke 1.571,75, indeks Shanghai melemah 13,36 poin atau 0,40 persen ke 3.367,46, dan indeks Strait Times melemah 2,74 poin atau 0,07 persen ke 3.889,20.
Baca Juga : Kurs Rupiah dan IHSG BEI Ditutup Menguat, Emas Antam Masih Menurun
Emas Antam Naik dan Turun
Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia Jumat (16/5) naik melonjak Rp25.000, kini harga emas menjadi Rp1.891.000 dari semula Rp1.866.000 per gram.
Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan turut naik ke angka Rp1.738.000 per gram.
Namun harga emas Antam yang dikutip dari laman resmi Pegadaian, Jumat (16/5/2025), justru turun.
Situs Pegadaian menunjukkan harga tiga produk logam mulia, yakni buatan Antam, UBS dan Galeri24 yang mengalami penurunan harga jual dari hari sebelumnya.
Emas Antam anjlok Rp21.000, setelah kemarin naik tipis Rp2.000, sehingga harga emas tersebut dibanderol dari semula Rp1.960.000 per gram menjadi Rp1.939.000.
Begitu pula emas Galeri24 yang turut turun Rp21.000 menjadi Rp1.861.000 dari awalnya Rp1.882.000 per gram.
Sementara emas buatan UBS turun Rp18.000 dari semula Rp1.914.000 per gram menjadi Rp1.896.000. ***