Connect with us

Ekonomi

Arus Balik: Penumpang Angkutan Umum Melonjak 11%, Menhub Dudy Harap Manfaatkan Diskon Tol dan WFA

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan Kementerian Perhubungan terus memantau pergerakan penumpang angkutan umum selama masa angkutan Lebaran dari H-8 hingga H+3.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan Kementerian Perhubungan terus memantau pergerakan penumpang angkutan umum selama masa angkutan Lebaran dari H-8 hingga H+3. (Kemenhub) 

FAKTUAL INDONESIA: Antusiasme pemudik pada Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mencatat hingga H+3 Lebaran (24 Maret 2026), jumlah penumpang angkutan umum telah menembus angka 15,3 juta orang.

Naik 11,11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 13.858.086 orang. Adapun untuk realisasi pergerakan sarana angkutan umum naik 4,07 persen dari tahun lalu.

​Angka ini diprediksi akan terus bergerak dinamis hingga posko berakhir pada 30 Maret mendatang. Mengingat adanya potensi “ledakan” arus balik, Menhub  Dudu mengimbau masyarakat untuk mengatur strategi perjalanan agar tidak terjebak kemacetan parah.

Strategi Hindari Puncak Arus Balik

​Dalam tinjauannya di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) Jatiasih, Rabu (25/3/2026), Menhub Dudy memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada akhir pekan ini, tepatnya 28-29 Maret 2026.

Advertisement

​Untuk memecah kepadatan, pemerintah menawarkan sejumlah “insentif” bagi pemudik yang bersedia pulang lebih awal pada 26-27 Maret. Ada ​Diskon Tarif Tol 30% yang berlaku di 9 ruas jalan tol strategis. Kemudian Fasilitas WFA (Work From Anywhere) dimana  masyarakat didorong memanfaatkan kebijakan bekerja dari mana saja untuk menghindari perjalanan di hari puncak.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan diskon tol dan kebijakan WFA ini. Langkah ini penting agar kepadatan lalu lintas bisa tersebar dan tidak menumpuk di satu waktu,” ujar Dudy.

Apresiasi untuk Kepatuhan Masyarakat

​Kabar baiknya, tren positif terlihat dari sisi keselamatan. Menhub memberikan apresiasi kepada para pemudik yang disiplin mengikuti arahan petugas. Kepatuhan ini berdampak langsung pada penurunan angka kecelakaan dan fatalitas selama masa angkutan Lebaran 2026.

Dudy juga mengingatkan para pelaku usaha transportasi logistik mengenai aturan pembatasan kendaraan:
* ​Kendaraan Sumbu 3 ke Atas: Masih dilarang melintas hingga 29 Maret 2026.
* ​Tujuan: Menjamin kelancaran arus balik bagi kendaraan pribadi dan angkutan penumpang.

Advertisement

​”Kami berterima kasih kepada jajaran Polri yang terus mengawal kebijakan ini dengan pendekatan pelayanan. Mari kita jaga kedisiplinan ini hingga masa angkutan Lebaran benar-benar berakhir,” tutupnya. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement