Ekonomi

Akhir Pekan, Rupiah Bangkit Menguat sementara IHSG Kembali Melemah Saat Penutupan

Published

on

Nilai tukar (kurs) rupiah bangkit menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (14/11/2025), sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah meski sempat menguat saat pembukaan.

Nilai tukar (kurs) rupiah bangkit menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (14/11/2025), sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah meski sempat menguat saat pembukaan.

FAKTUAL INDONESIA: Rupiah menunjukkan kebangkitan dalam perdagangan akhir pekan, Jumat (14/11/2025, sementara  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) meskipun sempat menguat namun belum bergeser dari posisi seperti sehari sebelumnya.

Kebangkitan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan, Jumat pagi. Tren ini terus dipertahankan hingga penutupan perdagangan ketika kurs rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS.

Baca Juga : Waduh, Rupiah dan IHSG BEI Hari Ini Sama-sama Ditutup Melemah

Ketika perdagangan dibuka, nilai tukar rupiah langsung menguat setelah sehari sebelumnya ditutup melemah. Rupiah menguat sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.725 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.728 per dolar AS.

Rupiah tetap menguat ketika perdagangan ditutup Jumat sore, perdagangan akhir pekan ini.

Kurs rupiah pada penutupan menguat sebesar 21 poin atau 0,13 persen menjadi Rp16.707 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.728 per dolar AS.

Advertisement

Baca Juga : Rupiah Melemah dari Pagi hingga Sore, IHSG BEI Menguat mulai Pembukaan sampai Penutupan

Pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga menguat di level Rp16.719 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.732 per dolar AS.

Penguatan rupiah ini naik 18 poin dari pembukaan yang merupakan bekal untuk perdagangan pekan depan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini sebenarnya sempat menunjukan tren positif ketika dibuka menguat 6,13 poin atau 0,07 persen ke posisi 8.378,13. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,15 poin atau 0,14 persen ke posisi 842,50.

Namun IHSG kemudian ditutup melemah 1,56 poin atau 0,02 persen ke posisi 8.370,44. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,78 poin atau 0,33 persen ke posisi 844,13.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang naik sebesar 1,17 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor properti yang naik sebesar 1,01 persen dan 1,02 persen.

Advertisement

Baca Juga : Asyik, Akhir Pekan Cerah untuk Rupiah dan IHSG setelah Sama-sama Ditutup Menguat

Sedangkan, sebelas sektor melemah yaitu sektor industri turun paling dalam sebesar 1,80 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor industri yang turun sebesar 1,67 persen dan 1,23 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu LION, CSIS, TRUK, PURI dan KDTN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni TIRA, BEEF, BAJA, ITMA dan BELL.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.459.698 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 45,25 miliar lembar saham senilai Rp20,69 triliun. Sebanyak 221 saham naik 458 saham menurun, dan 136 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 908,83 poin atau 1,76 persen ke 50,377,00, indeks Shanghai melemah 39,01 poin atau 0,97 persen ke 3.990,49, indeks Hang Seng melemah 491,53 poin atau 1,82 persen ke posisi 26.581,50, dan indeks Straits Times melemah 45,95 poin atau 0,99 persen ke 4.530,31. ***

Advertisement
Exit mobile version