Connect with us

Ekonomi

Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Pengembangan KaTa Kreatif Tabanan dan AKI 2024 Kota Denpasar

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri Pengembangan KaTa Kreatif 2024 di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, dan meninjau produk UMKM dalam acara pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 Kota Denpasar, Bali

Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri Pengembangan KaTa Kreatif 2024 di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, dan meninjau produk UMKM dalam acara pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 Kota Denpasar, Bali

FAKTUAL INDONESIA: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pengembangan KaTa Kreatif 2024 Tabanan dan Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 Kota Denpasar, Bali.

Menparekraf Sandiaga Uno mendorong Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bali, untuk melakukan uji petik PMK3I (Penilaian Mandiri Kabupaten Kota Kreatif) sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di daerahnya.

Saat menghadiri Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) 2024 di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Jumat (14/6/2024) malam, Menparekraf Sandiaga Uno smengatakan bahwa Kabupaten Tabanan memiliki potensi yang besar dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif.

Sehingga sudah sepatutnya Kabupaten Tabanan mengikuti uji petik untuk menentukan subsektor ekonomi kreatif unggulan yang akan menjadi pendorong pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Tabanan.

“Kalau saya lihat tadi yang bisa jadi unggulan pertama adalah seni pertunjukan, folklore and Art. Tapi ada kemungkinan juga untuk kuliner (sebagai unggulan),” kata Menparekraf Sandiaga.

Advertisement

Uji Petik PMK3I ini merupakan upaya pemerintah untuk mendorong kebangkitan ekonomi kreatif dan memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif juga pelaku UMKM dalam bereksplorasi dan mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif yang memiliki nilai tambah dan nilai jual yang tinggi.

Sehingga dengan memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif dan pengusaha UMKM untuk mengeksplorasi dan mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif para pelaku ekonomi kreatif dapat memiliki nilai tambah dan memperkuat branding dari produk-produknya.

“Oleh karena itu mari kita sama-sama meminta bupati agar Tabanan diikutsertakan pada proses uji petik kabupaten kreatif. Silakan para pelaku ekonomi kreatiflah yang akan menentukan, nanti dikolaborasikan, nanti kita lakukan proses uji petik,” kata Menparekraf.

Setelah uji petik dilakukan maka Kabupaten Tabanan nantinya akan dapat masuk ke dalam jejaring kabupaten/kota kreatif. Bahkan bisa diajukan untuk masuk dalam  jejaring Creative Cities Network atau Jaringan Kota Kreatif UNESCO.

“Sangat besar peluangnya, karena Tabanan ini sudah memiliki situs warisan budaya tak benda oleh UNESCO yakni Subak. Sehingga dengan kreativitas, kita juga bisa mengajukan untuk masuk dalam jaringan kota kreatif UNESCO,” ujar Sandiaga.

Advertisement

Saat ini saat ini terdapat lima kota di Indonesia yang telah diakui sebagai kota kreatif oleh United Nations World Tourism Organization.  Pertama yaitu Bandung sebagai Kota Desain Dunia atau City of Design, Jakarta sebagai Kota Sastra yang masuk dalam Jejaring Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network).

Selain Jakarta, Pekalongan diungkapkannya masuk dalam UNESCO Creative Cities Network dalam kategori kerajinan dan kesenian rakyat. Kemudian, Ambon yang dikenal sebagai Kota Musik Dunia dan Solo sebagai Kota Seni Pertunjukan dan Budaya.

“Tadi Pak Sekda Tabanan menyanggupi tahun depan kami akan tetapkan menjadi kota kreatif yang sesuai kaidah standar UNESCO, lalu kami ajukan mudah-mudahan bisa diterima karena standar kurasinya cukup tinggi, harus menyandingkan produk-produk paling kreatif kita,” kata Menparekraf Sandiaga.

Turut mendampingi Menparekraf, Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Oneng Setya Harini; serta Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen Kemenparekraf/Baparekraf, Yuke Sri Rahayu.

Terus Berinovasi dan Berkolaborasi

Advertisement

Sementara itu saat hadir di pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 Kota Denpasar, Jumat (14/6/2024) malam, Menparekraf Sandiaga Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif terus melakukan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi untuk dapat menciptakan peluang agar bisa naik kelas dan bersaing di pasar global.

Menparekraf Sandiaga mengatakan program AKI kembali dihadirkan Kemenparekraf tahun ini untuk dapat terus mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk melakukan hal tersebut.

“Saya ingin memastikan bahwa di 2024 kita akan terus menghasilkan UMKM yang siap go global,” kata Menparekraf Sandiaga di Level 21 Mall, Denpasar, Bali.

Apresiasi Kreasi Indonesia atau AKI merupakan program pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran bagi para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi/games, film, dan musik.

Peningkatan kapasitas tersebut termasuk inkubasi, mentoring, bootcamp, dan lainnya.

Advertisement

“Kalau kita lihat AKI ini mengangkat produk lokal ke tingkat global dan target utamanya adalah menaikkelaskan mereka,” ujar Sandiaga.

Menparekraf pun menilai produk-produk ekonomi kreatif yang dihadirkan para pelaku ekraf Kota Denpasar sudah memiliki kualitas yang baik.

AKI 2024 siap menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk masuk ke dalam ekosistem, membangun jejaring, dan database. Kehadiran AKI juga sebagai ajang publikasi dan promosi serta memperluas pasar bagi jenama lokal.

“Total selama 4 tahun, ada 1.600 pelaku ekraf yang telah terkurasi dan masuk dalam ekosistem AKI. Dan kita akan terus bergerak untuk terus mendorong peningkatan dari kualitas produk maupun juga ada peningkatan dari omzet penjualan pelaku ekraf,” kata Menparekraf Sandiaga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Duta Besar RI untuk Panama merangkap Honduras-Kosta Rika-Nikaragua, Sukmo Harsono; dan Duta Besar RI untuk Bulgaria, Albania dan Makedonia Utara, Iwan Bogananta.

Advertisement

Turut hadir mendampingi Menparekraf Sandiaga, Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf/Baparekraf, Raden Wisnu Sindhitrisno; serta Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf/Baparekraf, Dwi Marhen Yono. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement